<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Indonesia</title>
	<atom:link href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com</link>
	<description>Blogger Indonesia online</description>
	<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 03:33:04 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sulsel</title>
		<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/07/18/dinas-perhubungan-komunikasi-dan-informasi-sulsel/</link>
		<comments>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/07/18/dinas-perhubungan-komunikasi-dan-informasi-sulsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 03:32:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bloggerindonesiakita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Dinas Perhubungan Komunikasi]]></category>

		<category><![CDATA[Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sulsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sulsel memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan pada arus mudik Idul Fitri 1432 H tahun ini. Dishub Sulsel mengancam memberi sanksi berupa pencabutan izin operasi bagi pemilik angkutan yang terbukti memberlakukan kenaikan tarif.
“Tidak ada kenaikan tarif untuk angkutan lebaran tahun ini. Sama seperti tahun lalu,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/07/18/dinas-perhubungan-komunikasi-dan-informasi-sulsel/">Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sulsel</a> memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan pada arus mudik Idul Fitri 1432 H tahun ini. Dishub Sulsel mengancam memberi sanksi berupa pencabutan izin operasi bagi pemilik angkutan yang terbukti memberlakukan kenaikan tarif.</p>
<p>“Tidak ada kenaikan tarif untuk angkutan lebaran tahun ini. Sama seperti tahun lalu,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Sulsel Masykur Sultan kemarin. Dia meminta kepada calon penumpang untuk melapor jika menemukan armada angkutan daerah yang memberlakukan tarif melebihi hari biasanya. Menurut dia, untuk dapat segera ditindaklanjuti, laporan tersebut harus disertai nomor plat kendaraan serta trayek angkutan yang bersangkutan.<br />
<span id="more-7"></span></p>
<p>Dengan adanya laporan tersebut, Dishub, kata Masykur,segera melakukan investigasi dan menertibkan angkutan “nakal”. Apabila hasil investigasi terbukti sopir atau pengusaha angkutan menaikkan tarif,maka izin trayek armada tersebut segera dicabut. “Kalau menemukan ada tarif angkutan melampaui yang telah ditetapkan, laporkan segera .Akan saya cabut izin mobilnya, tetapi bukan perusahaannya,” ujar dia saat ditemui di Hotel Clarion Makassar.</p>
<p>Saat disinggung mengenai jumlah armada yang disiapkan untuk menyambut hari raya Lebaran tahun ini,Masykur mengaku masih sama seperti tahun 2010 lalu.Jumlah itu diakuinya sudah mencukupi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di jalur trans-sulawesi. Tahun lalu, Dishub menyiapkan 5.112 angkutan darat.Sebanyak 460 kendaraan di antaranya merupakan angkutan kota antarpropinsi (AKAP), dengan rute Makassar-Kendari, Makassar- Manado, Makassar-Palu dan Makassar-Mamuju.</p>
<p>Masykur menambahkan, 5.112 angkutan darat tersebut nantinya akan mengangkut sekitar 62.412 pemudik. “Jumlah lonjakan pemudik tahun ini hanya berkisar 5% saja. Hal ini disebabkan banyaknya pemudik yang menyewa mobil rental pribadi,” jelasnya. Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait dalam waktu dekat ini, untuk mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana agar angkutan mudik lebaran tahun ini bisa berjalan dengan aman dan tertib.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Makassar Lambang Basri yang dihubungi mengatakan, selama ini pemberian sanksi terhadap pengemudi dan pengusaha angkutan yang seenaknya menaikkan tarif angkutan kurang diterapkan. Padahal, kata Lambang, sanksi berupa pencabutan izin akan efektif sebagai efek jera agar pengusaha lainnya tidak melakukan hal serupa.</p>
<p>Dia berharap tahun ini Pemprov Sulsel bisa lebih tegas menindak angkutan serta pengusaha transportasi yang “nakal”. “Pengawasan sangat penting, serta apa bentuk sanksinya. Sanksi harus dilakukan agar menjadi efek jera kepada seluruh pengusaha angkutan darat yang kerap menaikkan tarif sepihak,” jelasnya tadi malam.</p>
<p>Lambang Basri mengungkapkan, dalam sistem transportasi sekarang ini,terdapat teori bahwa kalau jumlah penumpang meningkat,berarti kecenderungan tarif naik juga sangat tinggi. Atas dasar itulah Dishub Sulsel dan instansi terkait lainnya dituntut lebih serius menyikapi. Demikian catatan online <a href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/">Blogger Indonesia</a> yang berjudul Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sulsel.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/07/18/dinas-perhubungan-komunikasi-dan-informasi-sulsel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Puluhan mahasiswa</title>
		<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/14/puluhan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/14/puluhan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 02:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bloggerindonesiakita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) berunjuk rasa di Kantor DPRD Palopo kemarin.Mahasiswa mendesak aparat mengusut praktik illegal logging atau perambahan hutan di kawasan hutan lindung Kambo.

Mahasiswa juga menuntut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Palopo Zulkarnaen Abduh mundur dari jabatannya. Dia dinilai gagal mengawasi hutan lindung dari aksi perambahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Puluhan mahasiswa" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/14/puluhan-mahasiswa/" target="_self">Puluhan mahasiswa</a> yang tergabung dalam komunitas Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) berunjuk rasa di Kantor DPRD Palopo kemarin.Mahasiswa mendesak aparat mengusut praktik illegal logging atau perambahan hutan di kawasan hutan lindung Kambo.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Mahasiswa juga menuntut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Palopo Zulkarnaen Abduh mundur dari jabatannya. Dia dinilai gagal mengawasi hutan lindung dari aksi perambahan yang diduga melibatkan sejumlah oknum pejabat di Dinas Hutbun. Aksi demonstrasi ini sempat membuat lalu lintas di sekitar Kantor Wali Kota Palopo macet karena mahasiswa memblokade Jalan Andi Djemma, sambil membakar ban bekas.</p>
<p>“Kami menuntut aparat polisi kehutanan dan staf Hutbun yang terlibat perambahan hutan diproses sesuai hukum.Kerusakan hutan lindung Kambo sangat parah dan bisa mendatangkan bencana longsor di Palopo,”ujar Wahyu Drajat, korlap Mapala. Dia mengaku memiliki bukti kerusakan hutan lindung Kambo, baik dokumentasi foto dan rekaman video, setelah melakukan investigasi. “Kerusakan hutan lindung Kambo mulai menimbulkan longsor kecil,”ungkapnya.</p>
<p>Kadis Hutbun Zulkarnaen Abduh menyatakan mendukung segala penegakan hukum terhadap pelaku perambahan hutan.“Tangkap pelaku illegal logging dan tuntaskan kasusnya,”ujarnya. KomisiIIIDPRDPalopomeminta Kapolres Palopo AKBP Faisal Trijan mengusut pelaku illegal logging.</p>
<p>“Tangkap para pelaku dan polisi harusseriusmengusuttuntaskasusini,” kata Ketua Komisi III Muh Natsir. Kapolres Palopo AKBP Faisal Trijan berjanji mengusut kasus illegal logging di kawasan hutan lindung Kambo,seperti yang diaspirasikan Mapala ke DPRD.“Kami siap bekerja sama untuk menangkap pelaku,”tandasnya. Demikian catatan online <a title="Blogger Indonesia" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/" target="_self">Blogger Indonesia</a> tentang Puluhan mahasiswa.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/14/puluhan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Acara Festival Winongo</title>
		<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/03/acara-festival-winongo/</link>
		<comments>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/03/acara-festival-winongo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 16:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bloggerindonesiakita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Acara Festival Winongo kemarin berlangsung meriah.Eventyang dipusatkan di bantaran sungai di RW 1 Serangan,Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan tersebut diikuti ratusan pemancing yang berbondong-bondong mengikuti lomba.

Sementara itu, puluhan orang dengan pakaian khas Jawa lengkap berikut atributnya, melakukan bersih-bersih sungai yang membelah Kota Yogyakarta tersebut.Tak ketinggalan, atraksi kesenian Barongsai ikut memeriahkan acara. Festival Winongo ini diprakarsai Komunitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Acara Festival Winongo" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/03/acara-festival-winongo/" target="_self">Acara Festival Winongo</a> kemarin berlangsung meriah.Eventyang dipusatkan di bantaran sungai di RW 1 Serangan,Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan tersebut diikuti ratusan pemancing yang berbondong-bondong mengikuti lomba.</p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Sementara itu, puluhan orang dengan pakaian khas Jawa lengkap berikut atributnya, melakukan bersih-bersih sungai yang membelah Kota Yogyakarta tersebut.Tak ketinggalan, atraksi kesenian Barongsai ikut memeriahkan acara. Festival Winongo ini diprakarsai Komunitas Forum Winonggo Asri bekerja sama dengan Pemkot Yogyakarta. Selain mengkampanyekan cinta lingkungan sungai maupun gemar makan ikan, festival ini juga sebagai syukur atas karunia Tuhan. Sebelum mancing massal digelar, panitia menebar sedikitnya 200 kilogram Ikan Nila dan Lele di sungai tersebut. Pelepasan ikan secara simbolik dilakukan Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyudi.</p>
<p>”Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sungai.Harapannya agar masyarakat tetap menjaga keberadaan sungai tetap bersih dan sehat,”katanya,kemarin. Acara tersebut juga untuk menumbuhkan kesadaran mengkonsumsi ikan yang kaya protein. Selama ini, tingkat konsumsi ikan di Kota Yogyakarta masih relatif minim. Sedangkan acara ritual bersihbersih sungai diikuti puluhan warga yang mengenakan pakaian adat Jawa dan melebur sesaji yang berbentuk gunungan dan tumpengan kecil. Sebelum tumpengan dilarung, beberapa warga berdoa di bantaran sungai.”Ritual ini baru pertama kali diadakan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang kebersihan lingkungan sekaligus mensyukuri karunia-Nya,”ujar panitia acara,Subardi.</p>
<p>Kesenian Barongsai dari Tionghoa dipertontonkan di atas Jembatan Serangan mengundang decak kagum dan perhatian pengguna jalan.Atraksi ini sedikit sempat menimbulkan kemacetan. Usai acara, warga sekitar mendapatkan sembako dari panitia. Demikian catatan online <a title="Blogger Indonesia" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/" target="_blank">Blogger Indonesia</a> tentang Acara Festival Winongo.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2011/01/03/acara-festival-winongo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Komisi Pemberantasan Korupsi</title>
		<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/komisi-pemberantasan-korupsi/</link>
		<comments>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/komisi-pemberantasan-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 04:51:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bloggerindonesiakita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/12/2010), akhirnya menahan Ary Muladi, tersangka kasus upaya percobaan penyuapan pimpinan KPK. Ary yang menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK selama lebih kurang tujuh jam tidak berkomentar seputar penahanan dirinya oleh KPK, sebelum ia menuju mobil tahanan KPK yang akan mengantarnya ke Rumah Tahanan Salemba.

Kuasa hukum Ary, Sugeng Teguh Santoso, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Komisi Pemberantasan Korupsi" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/komisi-pemberantasan-korupsi/" target="_blank">Komisi Pemberantasan Korupsi</a> (KPK), Kamis (9/12/2010), akhirnya menahan Ary Muladi, tersangka kasus upaya percobaan penyuapan pimpinan KPK. Ary yang menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK selama lebih kurang tujuh jam tidak berkomentar seputar penahanan dirinya oleh KPK, sebelum ia menuju mobil tahanan KPK yang akan mengantarnya ke Rumah Tahanan Salemba.<br />
<span id="more-3"></span><br />
Kuasa hukum Ary, Sugeng Teguh Santoso, yang ditemui wartawan di Kantor KPK, mengungkapkan bahwa kliennya akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan oleh KPK.</p>
<p>&#8220;Hari ini KPK menerbitkan surat penahanan untuk Ary selama 20 hari dan ditempatkan di Rutan Salemba,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selama menjalani pemeriksaan hari ini, Sugeng mengungkapkan bahwa kliennya memilih bungkam ketika menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.</p>
<p>&#8220;Ary juga menolak. Sepanjang pemeriksaan, dia hanya diam. Makanya tadi Pak Ary memakai masker sebagai simbol bungkam. Itu adalah hak Ary sebagai tersangka,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Memang, sejak awal tiba di kantor KPK sekitar pukul 09.30, Ary terlihat mengenakan masker berwarna hijau, seperti masker petugas medis. Demikian catatan online <a title="Blogger Indonesia" href="http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/" target="_blank">Blogger Indonesia</a> tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/komisi-pemberantasan-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/hello-world/</link>
		<comments>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 04:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bloggerindonesiakita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Datang <a href="http://blogdetik.com/">Blogdetik.com</a>. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerindonesiakita.blogdetik.com/2010/12/10/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.387 seconds -->

